Cara Tambrin Menjalankan Bisnis Rongsokan,Mengubah Sampah Menjadi Rupiah

Cara Tambrin Menjalankan Bisnis Rongsokan,Mengubah Sampah Menjadi Rupiah
Tambrin bersama keluarga Saat Mengantar istri Untuk Umbro ke Mekah

LENGAYANG-Barang bekas atau barang tak terpakai dapat membuat rumah menjadi terlihat berantakan. Biasanya, barang bekas berakhir menjadi sampah yang dapat mempengaruhi lingkungan hidup jika tidak dikelola dengan baik.

Meskipun bekas atau tidak terpakai, barang tersebut sebenarnya masihlah berguna. Bukan hanya dari segi fungsi, beberapa barang bekas seperti rongsok mempunyai nilai ekonomis yang dapat mendatangkan keuntungan. Hal itu dikarenakan beberapa rongsokan dapat didaur ulang untuk menjadi barang lain.

Barang rongsok merupakan peluang bisnis yang dapat mendatangkan keuntungan tinggi. Kamu bisa mengantongi 200-300 juta Rupiah melalu bisnis ini, dan tentu saja terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memulai bisnis barang rongsokan:

1. Membangun jaringan

Jaringan adalah hal yang diperlukan untuk memulai bisnis ini. Fungsi dari jaringan atau mitra adalah sebagai pihak yang menyediakan barang-barang rongsok untuk kamu beli. Kamu bisa mengambilnya ke pusat perbelanjaan, kantor, dan sebagainya.

Cara lain untuk mendapatkan rongsokan adalah kamu membangun kerjasama dengan pemulung-pemulung yang memang mencari barang-barang rongsok dari rumah ke rumah. Kamu bisa membelinya dari mereka.

Jaringan atau mitra tidak berhenti di situ saja. Setelah memiliki pemasok, kamu juga harus mencari pihak yang memang membutuhkan barang bekas yang dikumpulkan. Kamu bisa menjual rongsokan tersebut dengan harga tertentu, dan alangkah lebih baiknya jika kerjasama tersebut berlangsung dalam jangka waktu Panjang.

2. Memiliki gudang penyimpanan

Rongsokan yang kamu kumpulkan tak mungkin ditaruh di dalam kamar atau halaman rumah. kamu memerlukan lahan yang memang dikondisikan untuk menaruh rongsokan. Tempat tersebut haruslah dirancang sesuai dengan rongsokan yang kamu kumpulkan, misalnya dipasang atap jika rongsokan tersrbut tidak tahan air.

3. Menyortir barang

Menyortir barang harus dilakukan dalam bisnis ini. Fungsi penyortiran ini bukan hanya sekedar untuk membuat gudang penyimpananmu menjadi rapih.
Setiap barang rongsokan pastinya terdiri dari material yang berbeda-beda, contohnya plastik dan logam. Di pasaran, kedua barang tersebut pasti memiliki harga yang berbeda. Dengan adanya penyortiran, kamu dapat dengan mudah mempersiapkan barang-barang rongsokan yang ingin kamu jual, dan dapat dengan mudah menawarkannya kepada pembeli.

4. Bersihkan barang rongsok

Biasanya rongsokan ditemukan atau didapat dalam keadaan yang ala kadarnya. Sebagai penjual, kamu harus bisa membersihkan dan merapikan barang rongsok tersebut sesuai dengan kebutuhan pembeli. Proses ini dapat meningkatkan nilai jual dari barang rongsok yang kamu jual.

5. Persiapkan alat dan pekerja

Alat seperti timbangan atau mesin pemotong plastik sangat dibutuhkan dalam bisnis rongsok karena dapat mempermudah pekerjaan. selain itu, kamu juga memerlukan lebih dari satu orang untuk menjalankan bisnis barang rongsok ini. Semakin banyak kamu memiliki karyawan, semakin usaha kamu memiliki kinerja yang optimal.

Pessel
Imbris Ghandi

Imbris Ghandi

Previous Article

Dalam Sepekan,Sebanyak 5.352 Warga Kabupaten...

Next Article

Iwis Dayanto Melayu,Petani Karet Sukses...

Related Posts