Warga Luar Bogor Diimbau Tidak ke Puncak Selama Libur Lebaran

Warga Luar Bogor Diimbau Tidak ke Puncak Selama Libur Lebaran

BOGOR-Bupati Bogor, Ade Yasin, meminta masyarakat untuk mematuhi kebijakan larangan pada 12 hingga 16 Mei yang disepakati wilayah Jabodetabek dan Cianjur dalam pencegahan COVID-19 pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Salah satunya, menahan diri untuk berwisata ke wilayah Bogor.

Seperti diketahui kawasan Puncak Bogor menjadi primadona bagi wisatawan dari luar daerah khususnya Jabodetabek. Setiap waktu libur tiba, kawasan ini seolah tak luput dari destinasi pilihan masyarakat.

Selain memiliki udara yang sejuk dengan hamparan kebun teh, kawasan ini juga terdapat banyak objek wisata seperti Taman Safari, Taman Wisata Matahari, hingga gantole. Selain kawasan Puncak, Kabupaten Bogor juga dikelilingi alam yang asri, dan air terjun. Namun wisata itu kini di larang bagi warga luar Bogor.

"Wisata dilakukan pada zona nomerah itupun hanya bagi warga lokal saja, dengan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi oleh Satgas COVID - 19. Untuk masuk tempat wisata harus ada surat bebas Covid hasil rapid antigen yang berlaku satu hari danswab testyang berlaku tiga hari, ” kata Ade, dikutipVIVASelasa 11 Mei 2021.

Ade Yasin menjelaskan, saat masa larangan mudik tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 ini, walaupun tempat wisata di Kabupaten Bogor tetap buka dengan protokol kesehatan yang ketat, mereka yang datang dari luar kota pasti kena penyekatan. Di Bogor sendiri penyekatan terdapat di 8 titik batas wilayah termasuk Jakarta.

"Jadi secara otomatis mereka tidak akan bisa masuk, karena dijaga selama 24 jam dan 3 shift oleh petugas supaya tidak bocor masuk ke Bogor. Karena percuma masuk Bogor pada tanggal larangan mudik, pasti diputarbalikan, " jelasnya.

Bogor
Imbris Ghandi

Imbris Ghandi

Previous Article

Muhammadiyah Resmi Menetapkan Hari Raya...

Next Article

Kembangkan Pertanian, Bupati Pessel, Rusma...

Related Posts